Ciri – Ciri Penyakit Dari Perubahan Warna Kuku

Ciri – Ciri Penyakit Dari Perubahan Warna Kuku

Kenali Penyakit Dengan Melihat Petubahan Yang Terjadi Pada Warna Kuku . 

Ciri – Ciri Penyakit Dari Perubahan Warna Kuku .- Bentuk dan rupa kuku Anda ternyata tidak hanya merupakan akibat dari hal-hal yang terjadi di luar tubuh Anda, namun lebih banyak lagi mengindikasikan mengenai apa yang terjadi di dalam tubuh Anda. Masalah kesehatan pada liver, paru-paru maupun jantung sekalipun dapat juga memunculkan pertanda melalui kuku Anda.

Ciri - Ciri Penyakit Dari Perubahan Warna Kuku

Perubahan warna pada kuku, perubahan tekstur, bentuk dan ketebalan dari kuku merupakan indikasi adanya kondisi kesehatan yang lebih serius.

Berikut ini perubahan pada kuku dan hubungan nya dengan kesehatan :

1. Kuku kuning
Kuku kuning umum disebabkan oleh faktor penuaan dan penggunaan kuteks yang rutin. Merokok juga meninggalkan noda kekuningan pada permukaan kuku jari Anda.

  • Jika kuku jari Anda tebal, rapuh, dan berwarna kekuningan, penyebab utamanya adalah infeksi jamur.
  • Sangat jarang, kuku kuning merupakan indikasi dari penyakit tiroid, diabetes, psoriasis, atau masalah pernapasan (bronkitis kronis atau sinusitis).

Baca Juga : 

Obat Kelenjar Tiroid Tradisional
Cara Mengobati Luka Diabetes Supaya Cepat Kering dan Sembuh
Pengobatan Diabetes Melitus Paling Mujarab
Obat Tradisional Psoriasis Pustular
Obat Tradisional Bronkitis Kronis Untuk Anak & Orang Dewasa
Pengertian Bronkitis Dan Cara Mengatasinya

2.Kuku sendok (Koilonychia)
Jika kuku jari Anda terlihat seperti sendok, lempeng permukaan kuku menjorok ke dalam dan ujung-ujungnya bertumbuh ke arah luar, mungkin Anda memiliki anemia tipe defisiensi zat besi, hemokromatosis (penyerapan zat besi berlebih), penyakit jantung, lupus, penyakit Raynaud, atau hipotiroidisme.

Baca Juga : 

Obat Jantung Koroner Herbal, Terbukti Ampuh Menyembuhkan Jantung Koroner 

3. Kuku kering, pecah-pecah, atau rapuh
Kuku lembek dan rapuh adalah efek dari lempeng kuku yang kering akibat berenang, penggunaan aseton yang rutin, atau berada di lingkungan rumah yang kering. Kuku rapuh juga mungkin diakibatkan oleh kekurangan asupan vitamin A, B, dan C.

  • Penyebab lainnya adalah paparan terhadap zat-zat kimia dalam produk pembersih (cuci baju atau cuci piring tanpa sarung tangan) atau penuaan. Untuk mengatasinya, aplikasikan krim pelembap tangan. Walaupun teksturnya keras, kuku adalah organ tubuh yang mudah menyerap cairan, layaknya kulit. Gunakan produk pelembap tangan yang mengandung hyaluronic acid, glycerin atau Shea butter. Atau, konsumsi pil biotin, suplemen non-resep yang menunjang pertumbuhan kuku sehat.
  • Namun, jika masalah ini tidak kunjung hilang, konsultasikan dengan dokter Anda. Terkadang, kuku kering dan mudah rapuh adalah salah satu efek samping dari hipotiroidisme.

4. Clubbing
Kuku clubbing adalah kondisi di mana jaringan di bawah kuku menebal dan ujung jari membulat dan membengkak. Ujung kuku bertumbuh ke arah dalam mengikuti bentuk ujung jari.

  • Clubbing diduga sebagai hasil dari peningkatan aliran darah ke ujung jari, merupakan kondisi turunan dan tidak berbahaya. Namun jika Anda tiba-tiba menyadari adanya kelainan ini, clubbing bisa jadi tanda kurangnya kadar oksigen dalam darah dan berhubungan dengan penyakit paru-paru, sirosis, atau kanker.
  • Clubbing juga bisa menunjukkan tanda dan gejala dari penyakit hati, jantung, ginjal, atau AIDS. Jika Anda menyadari kondisi ini pada kuku Anda, konsultasikan dengan dokter.

Baca Juga : 

Cara Menghilangkan Batu Ginjal Tanpa Operasi
Obat Tradisional Perlemakan Hati
Obat Tradisional Nyeri Ulu Hati Karena Asam Lambung
Obat Tradisional Tumor Hati Hepatocellular Adenoma

5. Bercak putih
Bercak atau noda putih yang timbul di permukaan kuku umumnya merupakan reaksi trauma ringan, bukan karena defisiensi kalsium seperti yang banyak diberitakan.

Ini bukan kondisi medis yang mengkhawatirkan dan akan hilang dengan sendirinya. Namun jika bercak putih tidak kunjung hilang, mungkin infeksi jamur penyebabnya.

6. Garis putih horizontal (Beau’s lines)
Garis-garis horizontal di permukaan kuku bisa jadi diakibatkan oleh trauma atau penyakit yang diikuti oleh demam tinggi, misalnya scarlet fever atau pneumonia.

  • Kondisi ini terjadi akibat sistem respon yang menunda pertumbuhan kuku karena tubuh lebih memprioritaskan proses pemulihan terhadap masalah lain yang mungkin diidap oleh tubuh Anda.
  • Garis-garis putih horizontal ini juga bisa disebabkan oleh psoriaris, diabetes yang tidak dikontrol, masalah sirkulasi darah, defisiensi zat besi parah, atau reaksi terhadap obat-obatan tertentu (seperti kemoterapi). Garis-garis horizontal namun berwarna, disebut Meel’s lines, adalah tanda dan gejala dari keracunan arsenik, penyakit Hodgkin, malaria, lepra/kusta, atau keracunan karbon monoksida.

7. Garis vertikal
Garis-garis vertikal adalah tanda alami dari penuaan. Garis-garis ini akan semakin jelas terlihat seiring bertambahnya usia dan bukan termasuk kondisi medis yang perlu dikhawatirkan.

Pada kasus tertentu, garis vertikal di kuku mungkin diakibatkan oleh defisiensi B12 dan magnesium.

8. Kuku berlubang atau berlekuk
Lubang-lubang kecil atau lekukan tidak rata di permukaan kuku bisa menjadi tanda dari psoriasis, eksim, sindrom Reiter, alopecia areata, atau artritis reaktif.

9. Kuku jempol kaki tebal dan bertumbuh seperti cakar
Terkadang, kuku jempol kaki bisa bertumbuh dengan sangat cepat hingga menebal di ujungnya, dan terlihat seperti cakar. Kuku seperti ini sulit untuk dipotong dengan gunting kuku biasa.

Kondisi ini disebut onychogryphosis, umum dijumpai pada kaum lansia atau sebagai reaksi dari tekanan jangka panjang pada kuku kaki.

10. Kuku menghitam
Kuku yang terlihat menghitam karena ada darah di kulit di bawahnya, memang biasanya merupakan luka alias trauma yang diakibatkan cedera. Namun jika warna hitam tersebut bukan berasal dari kulit di bawah kuku, melainkan langsung di permukaan kuku itu sendiri, dan diikuti oleh pertumbuhan kuku yang menyakitkan, ini bisa jadi merupakan tanda dari melanoma, kanker kulit yang paling mematikan. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda menemui masalah ini

11. Kuku putih dan kecokelatan
Kuku yang setengah putih dan setengah cokelat (cokelat di ujung-ujung jari) bisa menjadi tanda dari gagal ginjal. Dokter belum bisa mengetahui pasti hubungan antar keduanya, namun salah satu teorinya, gagal ginjal menyebabkan perubahan kimiawi dalam darah yang mendorong melanin dilepaskan ke dasar kuku. Ada juga kemungkinan lain bahwa gagal ginjal menyebabkan peningkatan jumlah pembuluh darah kecil di kuku.

Diperkirakan hingga 40% dari penderita ginjal memiliki kondisi kuku “setengah-setengah” ini. Kondisi kuku yang sama juga ditunjukkan oleh penderita AIDS dan penderita kanker yang menjalankan kemoterapi.

12. Kuku putih
Jika permukaan kuku Anda berwarna putih dan bukan diakibatkan oleh kuku yang terlepas dari alasnya, kemungkinan kondisi ini disebabkan oleh infeksi jamur atau tanda dari kurangnya asupan darah ke ujung-ujung jari, alias Terry’s nails.Ciri – Ciri Penyakit Dari Perubahan Warna Kuku

Ciri – Ciri Penyakit Dari Perubahan Warna Kuku .- Jika anda menderita penyakit , kini telah hadir sebuah solusi alami dalam mengatasi berbagai jenis penyakit secara alami yaitu dengan menggunakan jelly gamat qnc . Untuk informasi lebih lanjut tentang jelly gamat qnc anda dapat mengunjungi halaman website kami di http://www.agentasikmalaya.jellygamatqncmurah.com/ dan bila anda berminat dalam memesan jelly gamat qnc anda dapat mengikuti langkah pemesanan di bawah ini : 

Selalu Cantumkan Serta Kode Pemesanan ( NQG ) Untuk Proses Yang Lebih Cepat.

Ciri - Ciri Penyakit Dari Perubahan Warna Kuku

Terimakasih Telah Menyimak Informasi Yang Telah Kami Berikan Tentang Ciri – Ciri Penyakit Dari Perubahan Warna Kuku , Dan Segera Atasi Penyakit Dengan Menggunakan Jelly Gamat QnC !!

Post By : Ciri – Ciri Penyakit Dari Perubahan Warna Kuku

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *